Rabu, 08 November 2017

Sepakbola Asian Games 2018 Akan Live dari 5 Stadion



Jakarta - Panitia Penyelenggara Asian Games 2018 (INASGOC) merencanakan bakal menayangkan langsung seluruh pertandingan sepakbola Asian Games 2018. Laga-laga itu dihelat di lima stadion berbeda. 

Anggaran untuk penyiaran televisi mencapai Rp 800 miliar. INASGOC menggandeng perusahaan manajemen penyiaran asal Swiss International Games and Broadcast Services (IGBS) sebagai mitra pengelolaan penyiaran pertandingan Asian Games ke-18.

"Sepakbola akan live di lima stadion. Tidak ada tawar, cuma stadion ini atau tim ini. Semua live dari lima venue, plus satu sepakbola putri di Palembang tapi hanya satu saja yang kami cover," ujar Direktur Broadcast INASGOC, Linda Wahyudi.

Rencananya, pusat penyiaran Asian Games 2018 dibangun di Jakarta Convention Center (JCC), Senayan mulai Juli. Sementara itu, di Palembang, akan dibangun ruang penyiaraan mini untuk menyiarkan 11 cabang olahraga secara live dan tersambung dengan JCC. 

JIEXPO Kemayoran dan JCC akan kebagian untuk menyimpan alat-alat penyiaran. 

"Kontainer ini yang nantinya akan mengangkut alat-alat penyiaran. Jadi masalah peralatan tidak masalah karena sudah ada tempatnya. Kami dan IGBS pun sudah survey," kata Linda. 

"Karena sekalipun overlay belum selesai tapi kami sudah harus menyediakan atau posisi dimana kameranya. Karena, kalau kita tidak siap, IGBS tidak bisa dibayar jika tidak mensubmmit untuk semua urusan detail dan permintaan kita," Linda menjelaskan. 

Kamis, 02 November 2017

Cavs Dihajar Pacers, Telan Kekalahan Keempat Beruntun


Ohio - Start yang amat lambat dari Cleveland Cavaliers. Cavs lagi-lagi dipaksa menelan pil pahit saat menjamu Indiana Pacers usai kalah telak 107-124.

Kekalahan Cavs ini menandai yang keempat secara berturut-turut. Sejak mengalahkan Chicago Bulls, Cavs kalah melawan Brooklyn Nets, New Orleans Pelicans, dan New York Knicks.

Tampil di hadapan publik sendiri di Quicken Loans Arena, Kamis (2/11/2017) siang WIB, Cavs gagal memberikan perlawanan berarti. Setelah tertinggal 28-30 di kuarter pertama, Cavs memang menipiskan jarak dalam kedudukan 61-62 saat jeda permainan.

Di kuarter ketiga, Cavs yang menurun berhasil dimanfaatkan Pacers untuk membuka jarak kembali. Sebanyak 30 poin diraup Pacers untuk unggul 92-85.

Pacers menutup pertandingan dengan gaya usai mengumpulkan 32 poin, 10 angka lebih banyak daripada yang berhasil dijaringkan Cavs.

Double-double LeBron James tidak cukup menghindarkan Cavs dari kekalahan. Selama 37 menit bermain, James mengemas 33 poin dan 11 assist. Kevin Love menambahkan 13 poin dan 13 rebound, sedangkan Derrick Rose 19 poin.

"Banyak tim yang bermain bagus sekarang ini," ujar James usai pertandingan yang dikutip dari ESPN. "Kami tidak. Inilah faktanya."

Thaddeus Young mengemas 26 poin untuk Pacers, diikuti Darren Collison [25], dan Victor Oladipo [23]. Pacers kini meraih kemenangan kelimanya dalam delapan pertandingan, atau yang kedua di kandang lawan.

"Ini merupakan kemenangan besar untuk tim yang muda ini," kata pelatih Pacers Nate McMillan. "Kami sudah tahu bahwa Cleveland akan bermain dengan rasa terdesak setelah kalah di tiga pertandingan terakhir."


Hasil NBA Lainnya

Milwaukee 121-126 CHARLOTTE
Atlanta 109-119 PHILADELPHIA
PHOENIX 122-116 Washington
Chicago 91-97 MIAMI
Sacramento 86-113 BOSTON
ORLANDO 101-99 Memphis
HOUSTON 119-97 New York
MINNESOTA 104-98 New Orleans
Toronto 111-129 DENVER
Portland 103-112 UTAH
Dallas 98-119 LA CLIPPERS

Sumber: https://sport.detik.com/basket/d-3710478/cavs-dihajar-pacers-telan-kekalahan-keempat-beruntun

Kamis, 14 September 2017

'Melesetnya Target di SEA Games Tak Terpengaruh Jumlah Personel Satlak Prima'

Melesetnya Target di SEA Games Tak Terpengaruh Jumlah Personel Satlak Prima
Jakarta - Melesetnya target kontingen Indonesia di SEA Games 2017 Kuala Lumpur tak ada kaitannya dengan jumlah personel Satuan Pelaksana Program Indonesia Emas (Satlak Prima). Tapi, dikarenakan program yang tidak berjalan maksimal.

Satlak Prima memegang tanggung jawab mendmapingi atlet-atlet elite Indonesia ke SEA Games 2017 pada Agustus. Tapi,Indonesia justru mencatatkan prestais terburuk sepanjang sejarah SEA Games, sejak 1977. 

Satlak Prima pun disorot dan bakal dievaluasi besar-besaran oleh pemerintah. Satlak Prima memang bentukan pemerintah dan berjalan dengan Kepres tahun 2010. 

Apalagi muncul pendapat Satlak Prima dinilai terlalu boros dengan jumlah personel yang mencapai 200 orang, kemudian diklarifikasi 80 orang. 
Direktur SDM Satlak Prima Setia Dharma Madjid mengatakan kegagalan di SEA Games disebabkan uji coba sampai uang saku dan peralatan yang terlambat. Itu pun bukan dari satlak prima, tapi ketentuan pemerintah. Satlak Prima, disebutnya, tidak memiliki keleluasaan dalam mengambil keputusan, termasuk soal anggaran. 

"Bahwa tidak tercapainya prestasi bukan dari kurus atau gemuknya Satlak Prima. Ini karena programnya tidak jalan saja. Program tidak jalan juga ada sebabnya," kata Dharma kepada detikSport pada Kamis (14/9/2017).

"Karena itu saya aneh orang melihat Satlak Prima-nya. Selain itu, yang turun paling rendah hanya Indonesia dari sejak Singapura 2015. Paling banyak turunnya justru Thailand. Jadi dampak dari Malaysia ingin menjadi juara umum segala macam," Dharma menambahkan. 
Dalam rapat dengar pendapat dengan Komisi X DPR, RI, Selasa (12/9/2017), Ketua Satlak Prima, Achmad Soetjipto, berkilah kalau melesetnya target Indonesia sangat dipengaruhi oleh ambisi, sikap , dan perilaku tuan rumah diyakini menyebabkan perolehan medali negara-negara lain menjadi menurun.

Dia mencontohkan Thailand. Pada saat SEA Games 2015 mereka meraih 95 medali emas, kini 72 medali emas. Rasio persentase penurunannya 24,21 persen. Apa yang dialami Thailand juga terjadi pada Singapura. Dari sebelumnya ketika mereka menjadi tuan rumah SEA Games 2015, meraih 94 medali emas, menjadi 57 medali emas, dengan rasio persentase penurunan 32,14 persen. 

Vietnam dari sebelumnya 73 medali emas, tahun ini meraih 58 medali emas, dengan rasio penurunan persentase 20,54 persen. Indonesia menjadi yang terkecil persentasenya yaitu 19,14 persen.Kendati jumlah medali tahun ini paling kecil 38 medali emas, dari sebelumnya 47 emas. 

"Bisa dilihat yang turun paling rendah cuma Indonesia saat SEA Games Singapura, paling parah justru Thailand. Apakah itu dibilang gagal? itu saja. Jadi orang harus melihat secara menyeluruh. Sudah begitu dibongkar organisasinya? Ya tidak begitu," katanya. 

Begitu juga soal uji coba beberapa cabang olahraga yang batal dalam persiapan menuju SEA Games 2017 Kuala Lumpur. Menurutnya, bukan seluruhnya kesalahan dari Prima. 

"Uji coba memang kami yang urus tapi cabor langsung keuangan Kementerian. Jika uangnya tidak turun, itu bukan Prima dong. Kami tidak pegang uang, tidak punya wewenang. Jadi gagal uji coba karena murni uang belum turun dan itu tanya ke sana, bukan Prima," ucap dia. 

"Induk organisasi itu jika dalam tiga bulan tidak memasukkan rencananya 1 tahun, atau mendadak ya tidak kami terima. Maka itu, jika sekarang uangnya turun mendadak saat mereka akan berangkat, ada ketentuan lagi dari Setneg, nah itu bukan urusan kami lagi. Jadi jika sampai terjadi miss di keuangan itu bukan di Satlak Prima," dia mengatakan. 

Sebagai catatan, Indonesia juga tiba-tiba menjadi juara umum pada SEA Games 2011. Waktu itu, Indonesia menjadi tuan rumah dan memperebutkan medali emas dari beberapa cabang olahraga yang tak lumrah di SEA Games.

Sumber: https://sport.detik.com/sport-lain/d-3642617/melesetnya-target-di-sea-games-tak-terpengaruh-jumlah-personel-satlak-prima

Kalender Sementara MotoGP 2018 Dirilis

Kalender Sementara MotoGP 2018 Dirilis
Jakarta - Kalender sementara untuk kompetisi MotoGP 2018 telah diumumkan. MotoGP Thailand yang akan digelar untuk pertama kalinya mendapatkan jatah di bulan Oktober.

Dari kalender yang dirilis di situs resmi MotoGP, jumlah seri untuk musim 2018 adalah 19 seri. Artinya, jumlah balapan tahun depan akan lebih banyak dibandingkan tahun ini yang hanya 18 buah.

Qatar akan tetap menjadi tuan rumah seri pembuka pada bulan Maret. Sementara itu, seri terakhir yang digelar pada bulan November tetap dilangsungkan di Valencia.

MotoGP Thailand, satu-satunya seri baru di kalender MotoGP 2018, akan digelar pada awal Oktober. Balapan di Thailand rencananya akan dilangsungkan di Sirkuit Buriram.

Dalam kalender sementara ini, lokasi penyelenggaraan MotoGP Inggris belum ditentukan setelah Circuit of Wales batal menjadi tuan rumah. Pilihan untuk seri ini adalah lanjut di Silverstone atau kembali ke Donington Park.

Berikut kalender sementara MotoGP 2018:

18 Maret: MotoGP Qatar - Losail
8 April: MotoGP Argentina - Termas de Rio Hondo
22 April: MotoGP Austin - Circuit of The Americas
6 Mei: MotoGP Spanyol - Jerez
20 Mei: MotoGP Prancis - Le Mans
3 Juni: MotoGP Italia - Mugello
17 Juni: MotoGP Catalunya - Catalunya
1 Juli: MotoGP Belanda - Assen
15 Juli: MotoGP Jerman - Sachsenring
5 Agustus: MotoGP Republik Ceko - Brno
12 Agustus: MotoGP Austria - Red Bull Ring
26 Agustus: MotoGP Inggris - belum diumumkan
9 September: MotoGP San Marino - Misano
23 September: MotoGP Aragon - Aragon
7 Oktober: MotoGP Thailand - Buriram
21 Oktober: MotoGP Jepang - Motegi
28 Oktober: MotoGP Australia - Phillip Island
4 November: MotoGP Malaysia - Sepang
18 November: MotoGP Valencia - Ricardo Tormo

Sumber:https://sport.detik.com/moto-gp/d-3642201/kalender-sementara-motogp-2018-dirilis

Daftar Peraih Gelar Juara Djarum Sirnas Kepulauan Riau Open 2017

Pdoium Juara Ganda Taruna Putri Djarum Sirnas Kepulauan Riau Open 2017

Rangkaian seri keenam Djarum Sirkuit Nasional 2017 yang berlangsung di Kota Batam, Kepulauan Riau, telah selesai digelar pada Sabtu, (9/9) Sore. Dari total 15 gelar yang diperebutkan, dari lima belas gelar yang diperebutkan, Exist Jakarta dan Mutiara Cardinal Bandung masing-masing berhasil mencuri sebanyak empat gelar.

Sedangkan Djarum Kudus kali ini harus puas membawa pulang dua gelar. Lima gelar sisanya terbagi rata oleh SKO Ragunan, Tangkas Intiland, Pusdiklat Telkom Bandung, Pertamina dan Fastron yang masing-masing membawa satu gelar, serta satu gelar lagi dibawa oleh duet berbeda klub ISTC Berkat Abadi Sukabumi/FIFA Badminton Club.
Djarum Sirnas selanjutnya akan memasuki seri ketujuh dan akan berlangsung di Mataram pada 30 Oktober hingga 3 November 2017 mendatang.
Berikut Daftar Peraih Gelar Juara Djarum Sirnas Kepulauan Riau Open 2017 :
  • Kategori Remaja:
Tunggal Remaja Putra: Muhammad Akbar Firdaus (Exist, Jakarta, Jakut)
Tunggal Remaja Putri: Putri Kusuma Wardani (Exist, Jakarta, Jakut)
Ganda Remaja Putra: Azhar Zaim Zaidan/Moh Rezky Alfarez (Sekolah Khusus Olahraga Ragunan)
Ganda Remaja Putri: Gity Gabriel Rambing/Sang Ayu Putu Kharisma Maharani (Djarum, Kudus)
Ganda Remaja Campuran: Giovani Fevta Wijaya/Nita Violina Marwah (Exist Jakarta)

  • Kategori Taruna:
 Tunggal Taruna Putra: Auditya Alpha Hidayat (Mutiara Cardinal Bandung)
Tunggal Taruna Putri: Putri Ayu Desiderianti (Exist Jakarta)
Ganda Taruna Putra: Habib Alfariz/Steven Henri Cornelis (Pusdiklat Telkom Bandung)
Ganda Taruna Putri: Aldira Rizki Putri/Ayu Gary Luna Maharani (Djarum, Kudus)
Ganda Taruna Campuran: Ricky Ryanto/Annisa Mubarokah (ISTC, Berkat Abadi, Sukabumi/FIFA Badminton Club, Sidoarjo)

  • Kategori Dewasa:
 Tunggal Dewasa Putra: Fikri Ihsandi Hadmadi (Tangkas Intiland, Jaksel)
Tunggal Dewasa Putri: Hera Desi Ana Rachmawati (Mutiara Cardinal Bandung)
Ganda Dewasa Putra: Althof Baariq/Reinard Dhanriano (Mutiara Cardinal Bandung)
Ganda Dewasa Putri: Dian Fitriani/Nadiya Melati (Pertamina Fastron Jakut)
Ganda Dewasa Campuran: Reinard Dhanriano/Maretha Dea Giovani (Mutiara Cardinal Bandung)

Sumber :https://www.djarumbadminton.com/sirkuit-nasional/berita/read/daftar-peraih-gelar-juara-djarum-sirnas-kepulauan-riau-open-2017/

Menanti Aksi Sean Saat Satu Sirkuit dengan Vettel dan Hamilton

Jelang GP Singapura

Menanti Aksi Sean Saat Satu Sirkuit dengan Vettel dan Hamilton


Menanti Aksi Sean Saat Satu Sirkuit dengan Vettel dan Hamilton
Jakarta - Sean Gelael akan turun di free practice I GP Singapura pekan ini. Bakal selintasan dengan para pebalap top, Sean pun sangat antusias.

Setelah menjadi pebalap tes untuk tim Scuderia Toro Rosso, Sean kembali akan mendapat pengalaman berharga di ajang balapan jet darat. Dia ditunjuk untuk ikut sesi latihan bebas pertama di GP Singapura, akhir pekan ini. 

Bukan cuma di Marina Bay, Sean akan dapat kesempatan yang sama di GP Malaysia, Austin, dan Meksiko.

Meski hanya berkesempatan menjajal satu sesi free practice, Sean tetap merasa antusias lantaran yang akan dia ikuti bukan sesi tes. Apalagi pebalap kelahiran 1996 itu akan berada satu trek dengan para pebalap top seperti Sebastian Vettel serta Lewis Hamilton, yang kini tengah bersaing ketat memperebutkan gelar juara dunia.
"Satu lintasan dengan Vettel dan Hamilton? Rasanya kayak impian, dari kecil kita mau balapan dengan mereka, mengalahkan mereka. Pasti saat kita sudah terjun ke sana, pasti kita ingin menunjukkan yang terbaik. Tapi apapun hasilnya nanti, setidaknya saya bangga pernah satu FP1 dengan Hamilton dan Vettel," tutur Sean kepada media di Hotel Ritz-Carlton Singapura.

Bagi Sean sendiri, balapan di Singapura ini adalah balapan malam pertamanya sekaligus street race ketiga dalam karier membalap setelah di Monako dan Baku. Terkait kesulitan yang bakal dihadapi mengingat Sirkuit Marina Bay punya banyak tikungan (23), Sean mengaku optimistis bisa tampil oke.

"Balapan Monako dan Baku, jam terbang bakal membantu juga, tapi tetap saja Singapura itu baru dan balapan malam. Semoga saja saya bisa tampil sebaik mungkin. Insya Allah saya bisa," lanjutnya. 


Sumber :https://sport.detik.com/f1/d-3642839/menanti-aksi-sean-saat-satu-sirkuit-dengan-vettel-dan-hamilton

Minggu, 10 September 2017

Kalahkan Pasangan Taiwan, Wahyu/Ade Juara Vietnam Terbuka

Kalahkan Pasangan Taiwan, Wahyu/Ade Juara Vietnam Terbuka
HO CHI MINH - Pasangan ganda putra Indonesia Wahyu Nayaka Arya Pankaryanira/Ade Yusuf tampil heroik di ajang Vietnam Open Grand Prix 2017.
Wahyu/Ade sukses menyabet gelar juara setelah mengandaskan perlawanan sengit pasangan asal Taiwan, Liao Min Chun/Su Cheng di partai final yang berlangsung di Nguyen Du Indoor Stadium, Minggu (10/9/2017). 

Wahyu/Ade menang tiga set dengan skor 12-21, 21-16, dan 23-21. Dalam pertandingan yang disiarkan langsung iNews TV, di set pertama, permainan Wahyu/Ade tampil tidak maksimal dan kerap melakukan kesalahan sendiri. Wahyu/Ade pun menyerah di babak ini dengan skor 12-21.

Wahyu/Ade kembali menemukan performa terbaiknya di set kedua. Pasangan ini tampil spartan dengan memenangkan rally-rally panjang ditambah defense yang sangat baik. 

Wahyu/Ade pun mencuri set kedua dengan skor 21-16 dan memaksa pasangan Liao Min Chun/Su Cheng bermain hingga set ketiga.
Di set penentuan, pertandingan berlangsung sangat ketat dan terjadi susul menyusul angka kedua pasangan. 

Wahyu/Ade yang sudah unggul 20-19 dipaksa bermain deuce 20-20. Namun, dengan kepercayaan diri yang tinggi membuat pasangan ini mampu memenangkan set ketiga dengan skor 23-21. Wahyu/Ade pun memastikan diri sebagai juara.


Sumber:  https://sports.sindonews.com/read/1238292/47/kalahkan-pasangan-taiwan-wahyuade-juara-vietnam-terbuka-1505040372

Sepakbola Asian Games 2018 Akan Live dari 5 Stadion

Jakarta  - Panitia Penyelenggara Asian Games 2018 (INASGOC) merencanakan bakal menayangkan langsung seluruh pertandingan sepakbola Asian...