Kamis, 14 September 2017

'Melesetnya Target di SEA Games Tak Terpengaruh Jumlah Personel Satlak Prima'

Melesetnya Target di SEA Games Tak Terpengaruh Jumlah Personel Satlak Prima
Jakarta - Melesetnya target kontingen Indonesia di SEA Games 2017 Kuala Lumpur tak ada kaitannya dengan jumlah personel Satuan Pelaksana Program Indonesia Emas (Satlak Prima). Tapi, dikarenakan program yang tidak berjalan maksimal.

Satlak Prima memegang tanggung jawab mendmapingi atlet-atlet elite Indonesia ke SEA Games 2017 pada Agustus. Tapi,Indonesia justru mencatatkan prestais terburuk sepanjang sejarah SEA Games, sejak 1977. 

Satlak Prima pun disorot dan bakal dievaluasi besar-besaran oleh pemerintah. Satlak Prima memang bentukan pemerintah dan berjalan dengan Kepres tahun 2010. 

Apalagi muncul pendapat Satlak Prima dinilai terlalu boros dengan jumlah personel yang mencapai 200 orang, kemudian diklarifikasi 80 orang. 
Direktur SDM Satlak Prima Setia Dharma Madjid mengatakan kegagalan di SEA Games disebabkan uji coba sampai uang saku dan peralatan yang terlambat. Itu pun bukan dari satlak prima, tapi ketentuan pemerintah. Satlak Prima, disebutnya, tidak memiliki keleluasaan dalam mengambil keputusan, termasuk soal anggaran. 

"Bahwa tidak tercapainya prestasi bukan dari kurus atau gemuknya Satlak Prima. Ini karena programnya tidak jalan saja. Program tidak jalan juga ada sebabnya," kata Dharma kepada detikSport pada Kamis (14/9/2017).

"Karena itu saya aneh orang melihat Satlak Prima-nya. Selain itu, yang turun paling rendah hanya Indonesia dari sejak Singapura 2015. Paling banyak turunnya justru Thailand. Jadi dampak dari Malaysia ingin menjadi juara umum segala macam," Dharma menambahkan. 
Dalam rapat dengar pendapat dengan Komisi X DPR, RI, Selasa (12/9/2017), Ketua Satlak Prima, Achmad Soetjipto, berkilah kalau melesetnya target Indonesia sangat dipengaruhi oleh ambisi, sikap , dan perilaku tuan rumah diyakini menyebabkan perolehan medali negara-negara lain menjadi menurun.

Dia mencontohkan Thailand. Pada saat SEA Games 2015 mereka meraih 95 medali emas, kini 72 medali emas. Rasio persentase penurunannya 24,21 persen. Apa yang dialami Thailand juga terjadi pada Singapura. Dari sebelumnya ketika mereka menjadi tuan rumah SEA Games 2015, meraih 94 medali emas, menjadi 57 medali emas, dengan rasio persentase penurunan 32,14 persen. 

Vietnam dari sebelumnya 73 medali emas, tahun ini meraih 58 medali emas, dengan rasio penurunan persentase 20,54 persen. Indonesia menjadi yang terkecil persentasenya yaitu 19,14 persen.Kendati jumlah medali tahun ini paling kecil 38 medali emas, dari sebelumnya 47 emas. 

"Bisa dilihat yang turun paling rendah cuma Indonesia saat SEA Games Singapura, paling parah justru Thailand. Apakah itu dibilang gagal? itu saja. Jadi orang harus melihat secara menyeluruh. Sudah begitu dibongkar organisasinya? Ya tidak begitu," katanya. 

Begitu juga soal uji coba beberapa cabang olahraga yang batal dalam persiapan menuju SEA Games 2017 Kuala Lumpur. Menurutnya, bukan seluruhnya kesalahan dari Prima. 

"Uji coba memang kami yang urus tapi cabor langsung keuangan Kementerian. Jika uangnya tidak turun, itu bukan Prima dong. Kami tidak pegang uang, tidak punya wewenang. Jadi gagal uji coba karena murni uang belum turun dan itu tanya ke sana, bukan Prima," ucap dia. 

"Induk organisasi itu jika dalam tiga bulan tidak memasukkan rencananya 1 tahun, atau mendadak ya tidak kami terima. Maka itu, jika sekarang uangnya turun mendadak saat mereka akan berangkat, ada ketentuan lagi dari Setneg, nah itu bukan urusan kami lagi. Jadi jika sampai terjadi miss di keuangan itu bukan di Satlak Prima," dia mengatakan. 

Sebagai catatan, Indonesia juga tiba-tiba menjadi juara umum pada SEA Games 2011. Waktu itu, Indonesia menjadi tuan rumah dan memperebutkan medali emas dari beberapa cabang olahraga yang tak lumrah di SEA Games.

Sumber: https://sport.detik.com/sport-lain/d-3642617/melesetnya-target-di-sea-games-tak-terpengaruh-jumlah-personel-satlak-prima

Kalender Sementara MotoGP 2018 Dirilis

Kalender Sementara MotoGP 2018 Dirilis
Jakarta - Kalender sementara untuk kompetisi MotoGP 2018 telah diumumkan. MotoGP Thailand yang akan digelar untuk pertama kalinya mendapatkan jatah di bulan Oktober.

Dari kalender yang dirilis di situs resmi MotoGP, jumlah seri untuk musim 2018 adalah 19 seri. Artinya, jumlah balapan tahun depan akan lebih banyak dibandingkan tahun ini yang hanya 18 buah.

Qatar akan tetap menjadi tuan rumah seri pembuka pada bulan Maret. Sementara itu, seri terakhir yang digelar pada bulan November tetap dilangsungkan di Valencia.

MotoGP Thailand, satu-satunya seri baru di kalender MotoGP 2018, akan digelar pada awal Oktober. Balapan di Thailand rencananya akan dilangsungkan di Sirkuit Buriram.

Dalam kalender sementara ini, lokasi penyelenggaraan MotoGP Inggris belum ditentukan setelah Circuit of Wales batal menjadi tuan rumah. Pilihan untuk seri ini adalah lanjut di Silverstone atau kembali ke Donington Park.

Berikut kalender sementara MotoGP 2018:

18 Maret: MotoGP Qatar - Losail
8 April: MotoGP Argentina - Termas de Rio Hondo
22 April: MotoGP Austin - Circuit of The Americas
6 Mei: MotoGP Spanyol - Jerez
20 Mei: MotoGP Prancis - Le Mans
3 Juni: MotoGP Italia - Mugello
17 Juni: MotoGP Catalunya - Catalunya
1 Juli: MotoGP Belanda - Assen
15 Juli: MotoGP Jerman - Sachsenring
5 Agustus: MotoGP Republik Ceko - Brno
12 Agustus: MotoGP Austria - Red Bull Ring
26 Agustus: MotoGP Inggris - belum diumumkan
9 September: MotoGP San Marino - Misano
23 September: MotoGP Aragon - Aragon
7 Oktober: MotoGP Thailand - Buriram
21 Oktober: MotoGP Jepang - Motegi
28 Oktober: MotoGP Australia - Phillip Island
4 November: MotoGP Malaysia - Sepang
18 November: MotoGP Valencia - Ricardo Tormo

Sumber:https://sport.detik.com/moto-gp/d-3642201/kalender-sementara-motogp-2018-dirilis

Daftar Peraih Gelar Juara Djarum Sirnas Kepulauan Riau Open 2017

Pdoium Juara Ganda Taruna Putri Djarum Sirnas Kepulauan Riau Open 2017

Rangkaian seri keenam Djarum Sirkuit Nasional 2017 yang berlangsung di Kota Batam, Kepulauan Riau, telah selesai digelar pada Sabtu, (9/9) Sore. Dari total 15 gelar yang diperebutkan, dari lima belas gelar yang diperebutkan, Exist Jakarta dan Mutiara Cardinal Bandung masing-masing berhasil mencuri sebanyak empat gelar.

Sedangkan Djarum Kudus kali ini harus puas membawa pulang dua gelar. Lima gelar sisanya terbagi rata oleh SKO Ragunan, Tangkas Intiland, Pusdiklat Telkom Bandung, Pertamina dan Fastron yang masing-masing membawa satu gelar, serta satu gelar lagi dibawa oleh duet berbeda klub ISTC Berkat Abadi Sukabumi/FIFA Badminton Club.
Djarum Sirnas selanjutnya akan memasuki seri ketujuh dan akan berlangsung di Mataram pada 30 Oktober hingga 3 November 2017 mendatang.
Berikut Daftar Peraih Gelar Juara Djarum Sirnas Kepulauan Riau Open 2017 :
  • Kategori Remaja:
Tunggal Remaja Putra: Muhammad Akbar Firdaus (Exist, Jakarta, Jakut)
Tunggal Remaja Putri: Putri Kusuma Wardani (Exist, Jakarta, Jakut)
Ganda Remaja Putra: Azhar Zaim Zaidan/Moh Rezky Alfarez (Sekolah Khusus Olahraga Ragunan)
Ganda Remaja Putri: Gity Gabriel Rambing/Sang Ayu Putu Kharisma Maharani (Djarum, Kudus)
Ganda Remaja Campuran: Giovani Fevta Wijaya/Nita Violina Marwah (Exist Jakarta)

  • Kategori Taruna:
 Tunggal Taruna Putra: Auditya Alpha Hidayat (Mutiara Cardinal Bandung)
Tunggal Taruna Putri: Putri Ayu Desiderianti (Exist Jakarta)
Ganda Taruna Putra: Habib Alfariz/Steven Henri Cornelis (Pusdiklat Telkom Bandung)
Ganda Taruna Putri: Aldira Rizki Putri/Ayu Gary Luna Maharani (Djarum, Kudus)
Ganda Taruna Campuran: Ricky Ryanto/Annisa Mubarokah (ISTC, Berkat Abadi, Sukabumi/FIFA Badminton Club, Sidoarjo)

  • Kategori Dewasa:
 Tunggal Dewasa Putra: Fikri Ihsandi Hadmadi (Tangkas Intiland, Jaksel)
Tunggal Dewasa Putri: Hera Desi Ana Rachmawati (Mutiara Cardinal Bandung)
Ganda Dewasa Putra: Althof Baariq/Reinard Dhanriano (Mutiara Cardinal Bandung)
Ganda Dewasa Putri: Dian Fitriani/Nadiya Melati (Pertamina Fastron Jakut)
Ganda Dewasa Campuran: Reinard Dhanriano/Maretha Dea Giovani (Mutiara Cardinal Bandung)

Sumber :https://www.djarumbadminton.com/sirkuit-nasional/berita/read/daftar-peraih-gelar-juara-djarum-sirnas-kepulauan-riau-open-2017/

Menanti Aksi Sean Saat Satu Sirkuit dengan Vettel dan Hamilton

Jelang GP Singapura

Menanti Aksi Sean Saat Satu Sirkuit dengan Vettel dan Hamilton


Menanti Aksi Sean Saat Satu Sirkuit dengan Vettel dan Hamilton
Jakarta - Sean Gelael akan turun di free practice I GP Singapura pekan ini. Bakal selintasan dengan para pebalap top, Sean pun sangat antusias.

Setelah menjadi pebalap tes untuk tim Scuderia Toro Rosso, Sean kembali akan mendapat pengalaman berharga di ajang balapan jet darat. Dia ditunjuk untuk ikut sesi latihan bebas pertama di GP Singapura, akhir pekan ini. 

Bukan cuma di Marina Bay, Sean akan dapat kesempatan yang sama di GP Malaysia, Austin, dan Meksiko.

Meski hanya berkesempatan menjajal satu sesi free practice, Sean tetap merasa antusias lantaran yang akan dia ikuti bukan sesi tes. Apalagi pebalap kelahiran 1996 itu akan berada satu trek dengan para pebalap top seperti Sebastian Vettel serta Lewis Hamilton, yang kini tengah bersaing ketat memperebutkan gelar juara dunia.
"Satu lintasan dengan Vettel dan Hamilton? Rasanya kayak impian, dari kecil kita mau balapan dengan mereka, mengalahkan mereka. Pasti saat kita sudah terjun ke sana, pasti kita ingin menunjukkan yang terbaik. Tapi apapun hasilnya nanti, setidaknya saya bangga pernah satu FP1 dengan Hamilton dan Vettel," tutur Sean kepada media di Hotel Ritz-Carlton Singapura.

Bagi Sean sendiri, balapan di Singapura ini adalah balapan malam pertamanya sekaligus street race ketiga dalam karier membalap setelah di Monako dan Baku. Terkait kesulitan yang bakal dihadapi mengingat Sirkuit Marina Bay punya banyak tikungan (23), Sean mengaku optimistis bisa tampil oke.

"Balapan Monako dan Baku, jam terbang bakal membantu juga, tapi tetap saja Singapura itu baru dan balapan malam. Semoga saja saya bisa tampil sebaik mungkin. Insya Allah saya bisa," lanjutnya. 


Sumber :https://sport.detik.com/f1/d-3642839/menanti-aksi-sean-saat-satu-sirkuit-dengan-vettel-dan-hamilton

Minggu, 10 September 2017

Kalahkan Pasangan Taiwan, Wahyu/Ade Juara Vietnam Terbuka

Kalahkan Pasangan Taiwan, Wahyu/Ade Juara Vietnam Terbuka
HO CHI MINH - Pasangan ganda putra Indonesia Wahyu Nayaka Arya Pankaryanira/Ade Yusuf tampil heroik di ajang Vietnam Open Grand Prix 2017.
Wahyu/Ade sukses menyabet gelar juara setelah mengandaskan perlawanan sengit pasangan asal Taiwan, Liao Min Chun/Su Cheng di partai final yang berlangsung di Nguyen Du Indoor Stadium, Minggu (10/9/2017). 

Wahyu/Ade menang tiga set dengan skor 12-21, 21-16, dan 23-21. Dalam pertandingan yang disiarkan langsung iNews TV, di set pertama, permainan Wahyu/Ade tampil tidak maksimal dan kerap melakukan kesalahan sendiri. Wahyu/Ade pun menyerah di babak ini dengan skor 12-21.

Wahyu/Ade kembali menemukan performa terbaiknya di set kedua. Pasangan ini tampil spartan dengan memenangkan rally-rally panjang ditambah defense yang sangat baik. 

Wahyu/Ade pun mencuri set kedua dengan skor 21-16 dan memaksa pasangan Liao Min Chun/Su Cheng bermain hingga set ketiga.
Di set penentuan, pertandingan berlangsung sangat ketat dan terjadi susul menyusul angka kedua pasangan. 

Wahyu/Ade yang sudah unggul 20-19 dipaksa bermain deuce 20-20. Namun, dengan kepercayaan diri yang tinggi membuat pasangan ini mampu memenangkan set ketiga dengan skor 23-21. Wahyu/Ade pun memastikan diri sebagai juara.


Sumber:  https://sports.sindonews.com/read/1238292/47/kalahkan-pasangan-taiwan-wahyuade-juara-vietnam-terbuka-1505040372

Menang Pengalaman, Rafael Nadal Juarai AS Terbuka

NEW YORK - Rafael Nadal kembali menjuarai Grand Slam Amerika Serikat (AS) Terbuka. Petenis asal Spanyol itu berhak berdiri di podium pertama setelah melibas wakil Afrika Selatan, Kevin Anderson dengan kedudukan 6-3, 6-3 dan 64.

Bertanding di venue USTA Billie Jean King National Tennis Center, Senin (11/9/2017), Nadal tampil begitu luar biasa. Petenis berusia 31 tahun itu nyaris tidak memberi kesempatan pada  Anderson untuk mengembangkan permainan.

Nadal cukup mudah memenangi set pertama. Pengalaman dan disipilin tinggi memungkinkan pemilik peringkat 1 dunia itu bisa mengumpulkan banyak angka. Meski lawan melesakan enam ace, Nadal dapat mendikte permainan melalui akurasi pukulan.

Anderson membantu lawan meraih angka secara cuma-cuma lantaran melakukan 23 unforced errors dan empat double fautlts. Sedangkan Nadal bermain lebih rapi dan hanya mencatat lima kesalahan tidak perlu.

Pada set kedua, Nadal lebih mendominasi. Sama seperti sebelumnya, petenis bertangan kidal itu menekan Anderson lewat penempatan bola, khususnya pada serve pertama yang ketepatannya mencapai 94%.

Sedangkan Anderson tidak seagresif di set pertama. Petenis berumur 31 tahun itu juga lebih sedikit melakukan kesalahan, yakni empat unforced errors tanpa double faults.  Tapi, itu belum cukup menandingi permainan Nadal. Alhasil, dia harus bertekuk lutut lagi.

Anderson bisa memberi sedikit perlawanan pada set ketiga. Dia sedikitnya bisa mencatat tiga ace. Sayangnya, dia juga banyak membuat kesalahan yang berujung angka bagi Nadal. Alhasil, impiannya untuk menjuarai Grand Slam pertama harus hancur.




Sumber:https://sports.sindonews.com/read/1238377/47/menang-pengalaman-rafael-nadal-juarai-as-terbuka-1505084309

Bali Masih Jadi Primadona Wisman Tiongkok

Badan Pusat Statistik baru saja merilis data terbaru kunjungan wisatawan mancanegara (wisman) ke Indonesia. Hasilnya, semester awal (Januari – Juni) 2017 kunjungan wisman ke Indonesia mencapai 6,48 juta orang atau naik 22,42 persen dibanding jumlah kunjungan wisman semester awal tahun lalu.

Menurut informasi yang diterima Liputan6.com, Kamis (3/8/2017), dari 19 pintu masuk utama wisman reguler, Bandara Ngurah Rai (Bali) menjadi pintu masuk terbanyak dengan kedatangan 2.881.289 wisman di semester awal 2017. 

Secara kumulatif, jumlah wisman yang datang langsung ke Bali pada semester awal 2017 lebih tinggi 23,76 persen dibanding periode yang sama di tahun lalu. Negara penyumbang wisman terbesar ke Bali dan mengalami peningkatan adalah Tiongkok atau naik 59,02 persen. Sebaliknya, yang mengalami penurunan hanya wisman asal Australia yang turun sekitar -0,01 persen.

Namun demikian, wisman Australia tercatat masih yang terbesar mengunjungi Bali setelah Tiongkok, diikuti wisman asal India, Inggris, Jepang, Amerika Serikat, Korea Selatan, Malaysia, Taiwan, dan Jerman.
Menanggapi hal ini, Fitri, Humas Bali Tourism Board, kepada Liputan6.com mengatakan, Bali memang sedang fokus meningkatkan kunjungan wisata. Apalagi setelah Kementerian Pariwisata menjadikan Bali sebagai penghubung bagi 10 destinasi wisata “Bali Baru” di Indonesia. 

Meningkatnya kunjungan wisman Tiongkok ke Bali sendiri bukan tanpa sebab. Banyak upaya yang telah dilakukan. Bali Tourism Board, misalnya, telah melakukan kerja sama dengan Weibo, yaitu situs media sosial terbesar di Tiongkok. Di situs Weibo kini bisa terlihat page official khusus bagi Bali. Ke depan, situs tersebut juga akan terpampang foto dan video keindahan Bali. Tak hanya itu, pemerintah dan stakeholder pariwisata Bali juga kerap melakukan koordinasi dengan Konjen Tiongkok untuk menggarap pasar wisman Tiongkok. 




Sumber :http://lifestyle.liputan6.com/read/3045159/bali-masih-jadi-primadona-wisman-tiongkok

67 Peserta Lolos Ke Tahap Karantina,Selangkah Lagi Menuju PB Djarum


67 Peserta Lolos ke Tahap Karantina, Selangkah Lagi Menuju PB Djarum
Kudus - Babak final Audisi Umum Djarum Beasiswa Bulutangkis 2017 akhirnya selesai digelar. Sebanyak 67 peserta dinyatakan lolos ke tahap akhir yakni tahap karantina.

Sejak Jumat (8/9), para pelatih dan pencari bakat PB Djarum menyeleksi 131 peserta di babak final yang digelar di GOR Djarum, Jati, Kudus. Pada hari Minggu (10/9) sore WIB, sebanyak 67 atlet dinyatakan lolos ke tahap karantina.

Dari kelompok usia U-11, mereka yang masuk ke tahap karantina ada 15 atlet putri dan 17 atlet putra. Sementara dari kelompok usia U-13, 13 atlet putri dan 22 atlet putra lolos ke fase karantina.

Manajer Tim PB Djarum Fung Permadi mengakui tak mudah untuk menentukan siapa saja yang masuk ke tahap karantina karena banyak yang tampil baik. Namun konsistensi dan daya juang dari mereka yang lolos menjadi pembeda.

"Proses di babak yang terakhir ini memang luar biasa. Penampilan para atlet muda ini memang hebat, itu yang membuat sedikit terhambat dalam menilai. Para pemain banyak yang bermain baik dan menunjukkan permainan yang maksimal. Jadi sempat agak sulit bagi kami untuk menentukan siapa-siapa yang lolos ke tahap karantina," ungkap Fung usai pengumuman di GOR Djarum, Jati, Kudus, Minggu (10/9).

Para peserta yang dinyatakan lolos akan menjalani karantina selama sepekan pada 11-16 September. Lewat masa karantina, para pelatih PB Djarum akan menilai kualitas dan karakter peserta secara lebih dekat. Di akhir masa karantina pada 16 September, PB Djarum akan mengumumkan siapa saja yang mendapatkan Djarum Beasiswa Bulutangkis.

"Bagi yang tidak lolos, jangan berkecil hati. Karena masih ada kesempatan-kesempatan di lain waktu," Fung berpesan.
(nds/raw)



Sumber: https://sport.detik.com/raket/d-3636731/67-peserta-lolos-ke-tahap-karantina-selangkah-lagi-menuju-pb-djarum


Costa pindahkan keluarganya menuju Madrid

Diego Costa (Foto:AFP)
MADRID – Penyerang Chelsea, Diego Costa, kabarnya telah memindahkan seluruh keluarganya menuju Madrid. Hal tersebut ia lakukan di tengah upayanya untuk pindah kembali menuju klub lamanya, Atletico Madrid.
Pemain berusia 28 tahun tersebut telah menjadi salah satu subjek paling diperbincangkan selama bursa transfer musim panas 2017. Pasalnya ia mengaku tidak betah dan tidak ingin melanjutkan karier sepakbolanya di Stamford Bridge.
Baca Juga:
Bahkan saat ini penyerang berkebangsaan Spanyol tersebut memilih untuk tinggal di Brasil sebagai bentuk protesnya terhadap keputusan Chelsea yang tidak mengijinkannya untuk pergi meninggalkan klub.
Sebagaimana diberitakan Sportsmole, Senin (11/9/2017), Costa saat ini telah memindahkan seluruh keluarganya yang sebelumnya tinggal di Surrey menuju Madrid. Hal tersebut bertujuan untuk mempermudah langkah Costa mencapai kesepakatan dengan pelatih Atletico Madrid, Diego Simeone, pada bursa transfer musim dingin mendatang.
Baca Juga:
Sebelumnya beredar kabar Chelsea telah memperlakukan Costa layaknya seorang penjahat. Bahkan pihak manajemen telah memindahkan mobil Range Rover putih Costa dari tempat parkir tim utama menuju tempat parkir akademi muda klub.
Costa juga diperkirakan akan kembali menuju Stamford Bridge pada Senin (11/9/2017) untuk kembali bermain bersama The Blues –julukan Chelsea- sambil menunggu Atletico menyelesaikan masa larangan transfernya pada bursa transfer musim depan.

Sumber:http://bola.okezone.com/read/2017/09/11/51/1773296/terungkap-costa-pindahkan-keluarganya-menuju-madrid-demi-gabung-atletico?utm_source=bola&utm_medium=bola_box&utm_campaign=breaking2

Sepakbola Asian Games 2018 Akan Live dari 5 Stadion

Jakarta  - Panitia Penyelenggara Asian Games 2018 (INASGOC) merencanakan bakal menayangkan langsung seluruh pertandingan sepakbola Asian...